Dosen Ilmu Perpustakaan FAH UIN STS Jambi Presentasikan Analisis Preservasi Koleksi Digital pada Forum Internasional I-LISS di Malaysia

Dosen Ilmu Perpustakaan FAH UIN STS Jambi Presentasikan Analisis Preservasi Koleksi Digital pada Forum Internasional I-LISS di Malaysia

Berita, Berita Lembaga 2 menit baca 23 kali dilihat

SHAH ALAM, MALAYSIA — Kamis, 27 Agustus 2026. Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) mendorong perpustakaan untuk terus bertransformasi dalam menghadapi kebutuhan informasi yang semakin dinamis. Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan International Library and Information Science Society (I-LISS) dengan tema “Thriving Through Transformation: Innovative, Digital and AI-Driven Futures for Librarians” yang dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, bertempat di Hotel Universiti Teknologi MARA (UiTM), Shah Alam, Selangor, Malaysia.

Kegiatan internasional tersebut diikuti oleh peserta dari 11 negara, yaitu Malaysia, Cina, Jepang, Korea, India, Indonesia, Thailand, Filipina, Nigeria, Brunei Darussalam, dan Bangladesh. Pertemuan ini menjadi wadah bagi para akademisi, pustakawan, serta pemerhati bidang ilmu perpustakaan dan informasi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan gagasan mengenai inovasi perpustakaan di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial.

Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi turut berkontribusi melalui artikel berjudul “The Analysis of Digital Collection Preservation Based on the International Federation of Library Associations in Academic Support Unit University Jambi’s Library.” yang sampaikan oleh ibu Masyrisal Miliani, M.Hum. salah satu dosen Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora. 

Artikel ini mengangkat kajian mengenai preservasi koleksi digital berdasarkan perspektif dan standar yang dikembangkan oleh International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA), khususnya dalam konteks pengelolaan dan pelestarian koleksi digital pada perpustakaan.

Pembahasan mengenai preservasi koleksi digital menjadi semakin penting seiring meningkatnya pemanfaatan sumber informasi dalam format elektronik di lingkungan perguruan tinggi. Koleksi digital tidak hanya membutuhkan pengelolaan yang sistematis, tetapi juga strategi preservasi untuk menjaga keberlanjutan akses, keamanan, keutuhan, serta keterjangkauan informasi bagi sivitas akademika dalam jangka panjang. Kajian tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya penerapan prinsip-prinsip internasional dalam mendukung pengembangan perpustakaan perguruan tinggi yang adaptif terhadap perubahan teknologi.

Keikutsertaan dalam forum I-LISS menjadi bagian penting dalam memperluas jejaring akademik dan profesional di bidang perpustakaan dan ilmu informasi, sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dan kerja sama internasional. Melalui tema “Thriving Through Transformation”, kegiatan ini menegaskan bahwa pustakawan dituntut tidak hanya mampu beradaptasi dengan transformasi digital, tetapi juga memiliki kapasitas untuk memanfaatkan inovasi dan teknologi AI dalam menciptakan masa depan layanan perpustakaan yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 Fakultas Adab & Humaniora. All Rights Reserved.