Fakultas Adab dan Humaniora UIN STS Jambi Takar Etika dan Budaya Gen Z di Ruang Virtual
Jambi – Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar seminar nasional bertajuk “Jempolmu Harimaumu: Menakar Etika Kebahasaan dan Budaya Gen Z di Ruang Virtual” pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Amphiteater Lantai 4 Gedung Rektorat UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ini menghadirkan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si., sebagai narasumber utama. Seminar diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta masyarakat umum secara luring dan daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda, khususnya Generasi Z, terhadap pentingnya etika berbahasa dan budaya literasi di ruang digital. Melalui tema yang diangkat, peserta diajak memahami bahwa setiap unggahan, komentar, maupun interaksi di media sosial mencerminkan karakter, integritas, serta tanggung jawab penggunanya. Seminar juga menjadi wadah edukasi mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang santun, cerdas, dan bertanggung jawab dalam kehidupan digital.
Dalam paparannya, Hafidz Muksin menegaskan bahwa Kemendikdasmen terus mendorong penguatan partisipasi seluruh elemen bangsa, termasuk perguruan tinggi, dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas melalui pengembangan bahasa, sastra, dan budaya literasi. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem literasi digital yang sehat sekaligus membentuk generasi yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana tanpa mengabaikan nilai-nilai etika kebahasaan dan budaya bangsa.
Lebih lanjut, Hafidz menjelaskan bahwa ruang lingkup kolaborasi antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan perguruan tinggi mencakup berbagai program strategis, antara lain pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), penyelenggaraan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), pembinaan penerjemahan dan penjurubahasaan, peningkatan kompetensi kebahasaan bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, pelaksanaan praktik kerja lapangan dan program magang, implementasi Kurikulum Kampus Berdampak, serta penyelenggaraan seminar, lokakarya, dan berbagai bentuk kerja sama lainnya yang disepakati bersama.
Melalui seminar ini, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi digital, etika kebahasaan, dan pengembangan budaya akademik di era transformasi digital. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya etika berkomunikasi di ruang virtual, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dalam mencetak generasi yang literat, berkarakter, dan mampu menjadi teladan dalam penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik digital.


