Fakultas Adab dan Humaniora termasuk fakultas termuda di IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Meski demikian, fakultas ini berkembang lumayan cepat. Dari semula hanya dua jurusan ketika berdiri pada 2000, yaitu Bahasa dan Sastra Arab dan Sejarah Kebudayaan Islam, sekarang Fakultas Adab dan Humaniora memiliki empat jurusan atau program studi dengan tambahan Bahasa Inggris dan Ilmu Perpustakaan. Sebelumnya, Jurusan Ilmu Pemerintahan juga pernah berada di bawah fakultas ini, sebelum kemudian dipindahkan ke Fakultas Syariah.

Dengan empat jurusan tersebut, apa yang dipelajari mahasiswa di Fakultas Adab dan Humaniora sebetulnya berbeda dari fakultas-fakultas lain di IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Kalau fakultas-fakultas lain seperti Fakultas Syariah, Tarbiyah, Ushuluddin, serta Ekonomi dan Bisnis Islam mengajarkan keilmuan Islam, sehingga lulusannya adalah sarjana yang diberi tambahan gelar “Islam”, keilmuan yang dipelajari di Fakultas Adab dan Humaniora berbeda, yakni lebih ke keilmuan “umum”. Bahasa dan Sastra Arab, Bahasa Inggris, dan Ilmu Perpustakaan adalah jurusan-jurusan yang sepenuhnya umum, yang juga dipelajari di universitas-universitas umum.

Pada awal berdiri, Fakultas Adab dan Humaniora dipimpin oleh Prof. Dr. Adrianus Chatib, S.S., M.A., yang mengabdi sebagai dekan hingga 2009. Tampuk kepemimpinan selanjutnya berpindah kepada Dr. Subhan, M.A. dan sejak 2013 beralih kepada Dr. Hj. Armida, M.Pd.I. Saat ini Dr. Hj. Armida, M.Pd.I. menjabat untuk masa bakti yang kedua (2014-2019).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *